Pengorbanan kakak terhadap adiknya

Bela gadis cantik berumur 17 tahun sangat mahir memainkan piano. Hari-harinya dihabiskan di kamarnya. Karena ia tidak mempunyai kaki untuk berjalan, ia selalu digendong oleh kakak perumpuannya Marry. Orang tua Bela meninggal sejak Bela berusia 7 tahun. Pengalaman yang sangat menyedihkan dalam keadaan fisik yang terbatas, bela sudah tidak memiliki orang tua. Namun Bela sangat bersyukur karena masih mempunyai kakak yang selalu mengurusinya dengan sabar dan penuh kasih sayang.

Kini Bela telah menginjak usia remaja dan menjadi gadis yang dewasa, mulai merasa kesepian, karena Mary kakak yang berselisih usia 13 tahun harus kerja keras untuk mencukupi kebutuhan mereka. Bela cantik yang selalu ceria, kini ia selalumurung dan cenderung berdiam diri, biola yang selalu ia mainkan, kini sudah tidak dimainkan lagi.

Mary kini jarang di rumah, sehingga bela terpaksa untuk melakukan semua aktivitasnya seorang diri. Namun hal ini membuat Bela terlihat mandiri dan sama seperti gadis lainya yang tidak menggantungkan dirinya kepada orang lain, Bela yang dulu selalu bercerita kepada Mary kini ia tumpahkan pada buku diary nya.

Ternyata diam-diam Bela mencintai pacar Mary, maklum pacar Mary sangat perhatian kepada Bela. Bahkan saat Mary sibuk bekerja, pacar Mary lah yang lebih sering menjenguk Bela untuk mengantarkan makan.

Suatu saat ketika Bela tertidur pada saat menulis diary, Mary bary pulang dari kerjanya, Mary kemudian masuk ke kamar Bela dan mendapati buku diary Bela yang terbuka, pada halaman diary Mary melihat ada kalimat “ andai kak Rio jadi kekasihku” tersentak hati Mary membaca tulisan itu dan tak terasa Mari menitikan air matanya antara sedih dan tak menyangka. Namun Mary meyakinkan dirinya agar tidak marah kepada Bela.

Kemudian keesokan harinya pada saat sarapan pagi Mari menelepon Rio, dan menceritakan mengenai Bela. Mary dan Rio menangis karena mereka berdua sangat menyayangi Bela. Demi cintanya kepada Mary dan kasih sayangnya kepada Bela, akhirnya Rio dan Mary putus. Namun masih berhubungan baik. Seiring berjalannya waktu Rio tetap menjenguk Bela.

Pada saat yang tepat, Mary mangundang Rio untuk makan malam di rumahnya. Bela amat cantik karena tahu Rio akan datang, Kemudian mereka makan malam bersama. Rio akhirnya mangejak bela tunangan. Bela terkejut dan senang, namun ia masih menaynyakan mengenai hubungan Rio dan Mary. Kemuddian dengan nada rendah Mary dan Rio berkata kepada Bela bahwa mereka telah putus 6 bulan yang lalu. Mary sangat berharap kepada Bela, agar menerima tunangan dari Rio, namun Bela dan Rio memutuskan untuk menikah.

Seiring berjalannya waktu akhirnya Bela dan Rio menikah. Tinggal bersama dan Mary pindah rumah, karena Mary sudah percaya bahwa Rio dapat menjadi suami yang baik bagi Bela. Kini Mary bekerja ke luar negri dan menetap tinggal disana karena Mary sayang Bela.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: