KEKECEWAAN

KECEWA

Olivia dan Jesica merupakan dua sahabat dari sejak mereka masih duduk di bangku TK, hingga kini mereka telah SMA. Mereka satu sekolah dan bahkan satu bangku. Pada suatu ketika…

“Liv, lagi gue pengen curhat ni sama lo !” kata Jesica mengagetkan Olivia yang sedang baca novel PJP di perpustakaan sekolah

“Curhat aja kali Jes, emang lo mau cerita tentang apaan?” sahut Olivia

“Menurut lo kalo kak Daniel nembak gue gimana Liv ?” tanya Jesica. Suasana hening..

Olivia tidak langsung menjawab pertanyaan Jesica, ia hanya diam. Karena sejak SMP Olivia memendam perasaan suka terhadap Daniel. Olivia dan Jesica memang sahabatan, namun Olivia selalu tertutup untuk membahas mengenai cowok. Dan Olivia tidak pernah cerita bahwa ia suka sama Daniel. Dan Olivia kaget mendengar pernyataan kalau Jesica mempunyai perasaan yang sama terhadap Daniel.

“Hey, Liv ! kok lo diem aja sih ?”

“aaa.. kenapa Jes?”

“Dari tadi lo ga dengerin apa yang gue omongin?”

“Duh, sorry Jes gue mesti ke toilet kebelet nih.”

“Ya udah lo ke toilet aja, gue ke kelas duluan ya !”

Ternyata Olivia tidak ke toilet melainkan ia hanya duduk di bangku kantin sambil mengingat pernyataan Jesica tadi bahwa dia suka sama Daniel. Sudah lima menit Olivia duduk di kantin, ia baru ingat kalau dia sudah terlambat tiga menit untuk pelajaran Fisika. “Aduh, gue telat nih!”

Olivia lari dengan kencang tiba-tiba ia berpapasan dengan Daniel yang sedang membawa segelas softdrink dan menabrak Olivia yang sedang buru-buru masuk kelas.

“Yah, kotor deh bajunya.” Ujar Olivia kesal.

“Maaf Liv gue ga sengaja.” Kata Daniel.

Olivia baru sadar bahwa yang menabraknya adalah Daniel. Tanpa menghiraukannya Olivia langsung lari dan masuk ke kelas Fisika. Beruntung guru fisika tidak masuk karena ada bimbingan untuk melatih siswa yang akan ikut olimpiade fisika. Jadi siswanya hanya mengerjakan LKS saja.

“Dari mana aja lo ke toilet ko lama?” tanya Jesica.

“Tadi gue sakit perut jadi lama Jes.” Olivia berbohong.

“Gimana nih kak Daniel sms gue terus ngajakin ketemuan?”

“Ya udah lo temui aja. Emang mau ketemuan dimana?”

“Dia si ngajak  gue tar sore buat ketemuan di Bobi Cafe Liv.”

Jesica senang karena sore ini ia akan ketemuan dengan Daniel. Namun dibalik kebahagiaan Jesica ada kesedihan di hati Olivia. Namun Olivia selalu menutupi perasaannya dan selalu membiarkan Jesica untuk dekat dengan Daniel. Ahirnya Olivia pun sadar bahwa Jasica sahabat kecilnya lebih penting dari pada Daniel lelaki yang ia suka sejak SMP.

Di Bobi Cafe..

“Hey , maaf ya kak lama !”

“Baru kok, oiya Olivia mana?”

“Lho kok Olivia sih?”

“Engga, kan biasanya kamu kemana-mana selalu bareng terus ama Olivia.”

“Jadi gini Jes, aku mau minta bantuan kamu !”

“Bantuan apa kak?”

“Kamu kan sahabatnya Olivia jadi kamu tau kan tentang dia?”

“Maksud kak Daniel?”

“Kakak suka sama dia Jes, kaka rasa cuma kamu orang yang tepat buat bantuin kaka jadian sama Olivia.”

“Kenapa selama kita SMSan kakak ga pernah bilang langsung ke aku kalo kakak suka sama si Olivia?”

“Ya kan kakak pengen nembak dia pas ulang tahun ke-17 nanti.”

Jesica lemas mendengar kata-kata daniel. Dia pulang dan menangis,, Ini tak adil.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: